Sepertinya aku salah melangkah,
sepertinya aku justru menjauh dari nya,
sepertinya aku keliru memilih satu dari puluhan pribadi ku untuk ku pakai,
sepertinya aku justru menghindari hati nya.
Harusnya aku bisa melangkah ke depan lebih dekat dengan dirinya,
nyatanya aku melangkah ke arah yang berbeda,
menjauh dari pintu hatinya …
Harusnya aku bisa menunjukkan pribadi ku yang terbaik,
nyatanya aku memasang jiwa unik sang pengusik dengan kulit bersisik berwatak licik,
menghancurkan diri sendiri dan kesempatan yang ada di setiap detik …
Sepertinya aku lupa diri,
sepertinya aku tak bisa mendekatinya,
sepertinya ia semakin menjauh dari jangkauan mimpi,
sepertinya ia membangun dinding pembeda.
Hanya karena aku terlena,
hanya karena aku ragu pada perasaan ku,
hanya karena aku takut pada tamparan realita,
hanya karena aku kurang memiliki keyakinan yang baku.
Boy, how stupid I was !
in fact, my excelent brain came to make a fool mistake.
What a stupid loser !!















![Validate my RSS feed [Valid RSS]](valid-rss.png)

