Inbound

  • Related

  • Pertemuan

    Rama terlahir dari keluarga yang berharta. Dengan status sebagai pewaris tunggal sebuah perusahaan besar. Sementara Shinta terjebak di keluarga serba pas-pasan dan jaminan masa depan yang suram.

    Pertemuan pertama mereka terjadi ketika mereka berada dalam masa ospek di awal kuliah. Seperti umumnya, setiap individu berusaha tampil ja’im sebagai cara pembentukan citra diri di lingkungan baru.

    Rama yang memang memiliki bakat sebagai orang berpunya hanya perlu berpenampilan dan bersikap, sementara cowok-cowok lain susah payah memakai topeng dan berkepribadian ganda.

    Sedangkan Shinta tidak memiliki itikad untuk berimpresi, seperti pembentukan karakter San Chai di serial drama Taiwan, Meteor Garden.

    Apa yang dipikirkan seorang gadis dari keluarga miskin sehingga ia bertaruh untuk kuliah di universitas yang terkenal dengan kampusnya orang kaya? Bukankah ini seperti kisah Cinderella yang dipaksakan untuk sebuah cerita ber-seri yang berakhir indah?

    Satu hal yang dipikirkan Shinta adalah jika dia kuliah disini, ia berharap bisa mengenal banyak orang sukses, belajar dari mereka, dan memiliki koneksi di masa depan.

    Pertaruhan besar menghadapi orang-orang yang sudah terbiasa memandang sebelah mata. Kelak keberaniannya akan menghasilkan sebuah mimpi bersama Rama. Mimpi yang indah, penuh rintangan, dan harus diperjuangkan.

    Bersambung…

    Share this to your friends

    Leave a Reply

      

      

      


    You can use these HTML tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    Maximum 2 links per comment. Do not use BBCode.