Inbound

  • Related

  • Melati itu tertinggal di depan pintu

    Ketika semua terasa sudah dapat dikendalikan dan disesuaikan, keluarga kecil Rama dan Shinta mulai bisa mengadaptasi setiap detil kehidupan yang harus mereka jalani berdua dalam satu bahtera. Meskipun keluarga besar Wijaya masih mengawasi mereka, dan seolah menanti kapan keruntuhan itu datang.

    Memang kondisi sedikit lebih kondusif sejak berita kehamilan Shinta terdengar beberapa minggu lalu, orangtua Rama sedikit memberi penghargaan pada Shinta yang telah membukakan gerbang regenerasi trah Wijaya.

    Tapi, masalah itu seolah tak pernah membiarkan ketentraman mereka berjalan berlenggang nyaman. Dan mungkin kali ini, sekali lagi adalah cobaan besar bagi Shinta.

    Luna adalah perempuan yang sempat mengisi hati dan kehidupan Rama di masa lalu. Sebagai putri dari salah satu rekan bisnis ayah Rama. Luna sempat menjadi kandidat terkuat untuk menjadi pendamping hidup Rama. Selain karena perhitungan bisnis, tapi juga karena Rama dan Luna sempat berpacaran ketika masih remaja, sebelum Luna memutuskan kuliah di Amerika Serikat.

    Besok adalah ulang tahun Rama, maka hari ini Shinta mempersiapkan suatu kejutan sebagai hadiah manis untuk suaminya. Tapi sebelum semuanya tersiapkan, Shinta justru mendapat kejutan lebih dulu dengan kemunculan Luna di rumah mereka, saat Rama sedang tidak ada di rumah.

    Awalnya Shinta tidak mengetahui siapa Luna sebenarnya, namun dengan ramah-nya Luna memperkenalkan diri dan mengenang masa lalu-nya kepada Shinta. Mungkin anda bisa membayangkan sebesar apa petir yang menyambar di langit-langit hati Shinta.

    Lalu apa maksud kedatangan Luna kemari?




    Luna bukanlah perempuan yang culas, ia sudah bisa menerima keadaan Rama sekarang ini. Toh, ia sendiri yang memutuskan kuliah di Amerika dan meninggalkan Rama. Ini adalah sebuah konsekuensi yang harus dia bayar, meski sebenarnya dia masih mencintai Rama.

    Luna memberi dukungan bagi Shinta untuk menjadi istri yang baik bagi Rama, dan menjadi menantu yang santun bagi keluarga besar Wijaya yang masih under-estimate. Bagi Shinta, Luna terlihat sebagai perempuan yang begitu bijaksana menghadapi keadaan.

    Tapi mungkin masalahnya bukan yang terjadi pada “Luna kepada Shinta”, melainkan yang bisa saja terjadi pada “Luna kepada Rama” ketika masa lalu yang indah datang menggoda di masa kini. Hal ini bisa jadi masalah besar yang menghantui hubungan Shinta dengan suaminya, Rama. Setidaknya, untuk malam ini – Shinta akan sulit menenangkan pikirannya untuk mempersiapkan kejutan ulang tahun bagi Rama.

    Ini akan menjadi sebuah angin semilir yang membelai lembut bahtera keluarga, atau justru menjadi badai besar yang membahayakan haluan kapal mereka.

    Punya solusi untuk hal seperti ini?

    Share this to your friends

    1 comment to Melati itu tertinggal di depan pintu

    Leave a Reply

      

      

      


    You can use these HTML tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    Maximum 2 links per comment. Do not use BBCode.