Inbound

  • Related

  • Do What The Masters Did!

    Pada pos artikel sebelumnya saya mengupas tentang Google Backlink yang sentimen banget dengan blog saya ini (curhat colongan). banyak hal yang saya coba lakukan untuk membangunnya secara natural. Semoga saja bisa menghasilkan sesuatu yang berguna.

    Kenapa saya menggunakan judul “Do what the master did“? Apakah saya menganjurkan rekan-rekan sekalian untuk menjadi pengekor, plagiator atau bahkan aligator? Bukankah menjadi diri sendiri merupakan petuah yang sering kita dengar dari berbagai sumber dan media, kenapa harus meniru mereka?

    Sebentar,… saya bukan hendak menghasut anda untuk menjadi peniru. Disini saya justru hendak mempersuasi anda sekalian untuk mempelajari dan melakukan hal-hal yang dilakukan oleh para pakar, yang terbukti berhasil untuk mereka.

    Apa saja yang harus kita pelajari? Banyak sekali. dan mungkin saya tidak bisa menyebutkan semua hal tersebut disini. tapi ada beberapa hal yang bisa anda lakukan sejalan dengan mengekor kesuksesan para ahli yang sudah berhasil di dunia webmaster dan monetisasi. Yaitu :




    1. Telusuri apa saja yang dilakukan mereka melalui mesin pencari (seperti Google). ketikkan query domain mereka dalam kolom pencarian, perhatikan hasil dari pencarian tersebut. Yang bisa anda temukan dari metode ini adalah bagaimana mereka memperkenalkan website mereka, dimana saja situs itu tercatat, darimana saja sumber uang mereka.
    2. Pelajari kemasan mereka. Ya, walaupun ada pepatah “Don’t judge a book from it’s cover“, bagaimanapun penilaian pertama, kesan pertama yang muncul adalah bagaimana cara penyajian dan bentuk hidangan yang disajikan webmaster yang baik kepada pengunjung/customer mereka.

    Karena kemasan itu juga yang akan mempermudah produk/media mereka dikenal oleh dunia (pengunjung dan mesin pencari)

    Sehubungan dengan tips nomor dua, mungkin rekan-rekan bisa mempelajari bagaimana para suksesor mengemas website mereka (terutama yang menggunakan CMS dari WordPress) menggunakan panduan hebat yang diusung oleh Bung Cosa Aranda, melalui Panduan Dasar-nya. Beliau juga salah satu suksesor yang patut kita contoh (keberhasilannya) kan?

    Art of Stealing WordPress Themes

    Untuk keterangan bagaimana cara mendapatkan panduan tersebut, anda bisa klik pada gambar diatas, atau klik saja disini.

    Tidak ada janji muluk yang dihadirkan, karena ini adalah panduan bukan cerita dongeng. Dan yang namanya panduan, adalah menuntun dari asal menuju tempat tujuan, benarkan?

    Tunggu apa lagi? jika anda statis dalam kebingungan seperti yang pernah saya alami saat merintis usaha webmastering/blogging, kenapa anda tidak melakukan revolusi besar dan bersiap untuk lompatan besar menuju sesuatu yang jadi keinginan anda.

    Share this to your friends

    Leave a Reply

      

      

      


    You can use these HTML tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    Maximum 2 links per comment. Do not use BBCode.