Inbound

  • Related

  • How to stands my heart?

    Aku sedang dilanda asmara.
    Ketika seseorang tiba-tiba muncul dan senantiasa hadir disetiap kedipan mata,
    ketika seseorang itu simpulkan senyum sederhana yang memikat hati.
    Aku benar-benar jatuh cinta padanya.

    Aku sedang didera dilema.
    Ketika seseorang berdiri dibelakangku- membiaskan siluet kenangan,
    ketika seseorang itu yang sedari dulu mampu semangatkan hidup.
    Aku sungguh-sungguh bimbang karena nya.


    Aku dalam rengkuh ketakutan,
    setelah aku melukai seseorang oleh ego yang tak kusadari.
    Jika nanti aku melukai orang lain dengan cara yang serupa,
    cara apa yang bisa kulakukan untuk mengobatinya?

    Bagaimana aku harus menyikapi asmara dan dilema ini?
    Dia yang ku cinta karena perjalanan hidup yang pernah ku lewati dengannya,
    Dia yang masih menjadi semangat hidup, separuh napas,
    tak mampu ku hapus meskipun mungkin ia telah melupakan aku.
    Namun ada dia yang lain,
    dia yang ku cinta karena kesederhanaan,
    dia yang kini sering menyelinap dalam pikiranku,
    tak mampu ku pungkiri bahwa aku luluh bila bertemu mata dengannya.

    Bagaimana aku melangkah dalam tawanan asmara dan belenggu dilema?
    Aku adalah pecinta yang setia- meski itu sia-sia,
    tapi aku juga pemuja keindahan- perempuan adalah keindahan.

    Bagaimana aku menentukan hati?

    Share this to your friends

    Leave a Reply

      

      

      


    You can use these HTML tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    Maximum 2 links per comment. Do not use BBCode.