Inbound

  • Related

  • Backlink for PR : PageRank VS PenalizeRisk

    Kenapa saya menggunakan judul diatas? Bukankah sudah jelas dimata umum mengenai Search Engine Optimizing (SEO), bahwa membangun backlink akan meningkatkan ranking web/blog kita? Siapa sih yang tidak mau memiliki segudang backlink dari web/blog do-follow ber-PR sama dengan atau bahkan lebih besar? Bukankah ini menjadi formula empiris yang natural sesuai analogi popularitas?

    Sebentar, sebelum anda membaca lebih lanjut artikel ini, saya menganjurkan kepada anda untuk sejenak melupakan bahwa membangun link akan mendongkrak PageRank web/blog anda. Karena disini saya tidak hendak membahas bagaimana menaikkan PR dengan membangun backlink. Anda bisa menemukannya di-artikel saya yang lain.

    Kedua. Saya pun masih orang baru : bayi kemaren sore, yang masih belum tahu banyak dan perlu banyak belajar lebih dan pengalaman lebih. Jadi kita duduk bersama, di kursi yang sama tinggi, sama bagusnya, sama porsi-nya : untuk belajar bersama.

    Artikel ini saya hadirkan sekedar untuk mematahkan salah satu mitos dalam SEO, sesuai ilmu yang saya dapat dari beberapa webmaster/blogger senior, buku-buku SEO & blogging, serta pengalaman saya sendiri.

    Bahwa membangun backlink akan mempengaruhi PageRank anda, dan juga posisi anda di dalam hasil pencarian (Search Engine Result Page : SERP), adalah pernyataan yang benar. SANGAT BENAR!! Itu bisa dibuktikan oleh anda sendiri.

    Tapi,

    Bahwa membangun backlink juga bisa menghasilkan hukuman penalti, terbuang dari proses index pencarian Google pun adalah pernyataan yang benar. SANGAT BENAR!! Ini pun bisa anda buktikan sendiri. Berani ambil resiko?

    Saya sendiri tidak begitu paham dengan formulasi yang digunakan Google dalam penghitungan Pagerank, yang katanya berdasarkan inbound link (masuk) dan outbound link (keluar). Tapi ketika permulaan saya mengenal SEO, saya langsung beranggapan bahwa “Trafik adalah Popularitas, Popularitas adalah Trafik”. Semakin dikenal web anda, maka semakin banyak dikunjungi – semakin sering dikunjungi, maka semakin terkenal-lah web anda.

    Trafik ditandai dengan statistik jumlah pengunjung web anda, sedangkan popularitas ditandai dengan jumlah backlink yang anda miliki.

    Lalu jika Backlink bisa berpengaruh pada lalu lintas pengunjung web anda, yang tentu saja meningkatkan kredibiltas web anda, yang juga berarti upgrade PageRank, Kenapa saya mengatakan resiko penalti pada judul diatas?


    Tentu saja saya bisa mengatakan demikian jika web/blog anda baru berumur satu bulan, tapi sudah memiliki ratusan bahkan ribuan backlink yang sangat berkualitas (do-follow dan dari web ber-PageRank tinggi). Katakan kepada saya, masuk akal kah seorang pegawai baru (fresh graduate) langsung duduk di jabatan head manager dengan gaji 5 juta per bulan? (kalo bukan yang punya perusahaan, gak mungkin terjadi. Lalu apa anda berpikir sebagai pemilik Google?)

    Sebuah web/blog dibuat dan dibangun dengan cara yang natural, secara konten, trafik, dan backlink. Ketika semua siswa ingin mendapat nilai terbaik, para pelaku sistem natural (organik) akan belajar giat dan berlatih keras untuk menghadapi ujian. Sedangkan para pelaku sistem sintetik akan meminta bantuan dukun, mencontek atau membeli bocoran soal ujian.

    Jika pun hasil yang terjadi menguntungkan para pelaku sistem sintetik, percayalah – itu takkan bertahan lama. Seperti pepatah yang sering didengungkan dalam film Spiderman : kekuatan besar salalu datang bersama tanggung jawab yang besar.

    Dengan memperoleh nilai (backlink) yang tinggi, mendapat prestasi (pagerank) yang menjulang, kapasitas anda akan diuji sejalan dengan waktu, penilaian pengunjung dan koreksi dari sang pemberi nilai (Google). Kekuatan itu adalah PageRank anda, Tanggung jawab itu adalah kualitas web/blog anda. Dan jika terbukti ada suatu kecurangan dan ketidakalamiahan (dalam bidang SEO) maka mereka akan tumbang dan jatuh dalam lembah dosa berjudul “Tidak ter-index mesin pencari Google”.

    Setelah demikian panjangnya saya menulis artikel ini, saya berharap kita semua bisa menjadi pelaku natural dalam membangun web/blog kita menjadi lebih baik. Secara kualitas, popularitas dan peringkat.

    Toh, akhirnya keputusan terletak ditangan anda sendiri. Begitu banyak cara dan tehnik yang ditawarkan untuk membangun backlink. Mulai dari layanan submisi ke berbagai direktori, social bookmarks, hingga daftar blog do-follow yang bisa anda kunjungi untuk meninggalkan komentar beserta link web anda.

    Apapun yang anda lakukan, saya harap anda tahu resiko dan keuntungannya. Mendongkrak PageRank atau justru memperbesar PenalizeRisk.

    Share this to your friends

    11 comments to Backlink for PR : PageRank VS PenalizeRisk

    • infonya mantab
      thanks ya

    • Menurut saya, SEO adalah pekerjaan yang gampang-gampang-susah. Butuh kesabaran, ketlatenan dan usaha yang tidak pantang menyerah.

    • postingan yang menarik bro.dulu sempat ketar-ketir juga lihat banyaknya blog yangh menjamur sekarang ini sejak ada booming backlink.namun akhirnya ya udahlah..kalau tersingkir ya memang waktunya turun ^_^ sibuk nulis-dan-nulis-lagi-yang-penting-

    • Osi

      Setuju banget dengan isi postingnya…

      Kadang saya jg bingung dgn sistem penghitung PR…bloger pemula bs dapat 3 padahal kalo di liat Alexa nya masih di posisi jutaan…trus dari Hitstat gak terlalu banyak yang mengunjungi…

      Jalani saja dgn sewajarnya…saya setuju dgn pendapat sobat…

    • Wah mantap banget analisisnya nih.!

    • @Shalimow : sama-sama, bro…

      @Risang : Sepakat banget tuh. Lebih banyak susahnya daripada gampangnya :) Semangat !!

      @USA Magz : You’re welcome

      @Wibowo : Yang namanya ‘pemaksaan’ itu pasti jadinya gak enak kan bro? :) Daripada mencurahkan segala daya & upaya hanya utk backlink & the genk, setuju dengan kesimpulan anda : lakukan yg terbaik, berikan yg terbaik

      @Osi : Yup, jalanin aja yg kita bisa sekarang. BTW, bukannya formulasi ranking dari Alexa (berdasarkan trafik & update) berbeda jauh dng Google (link in & out)? Yg penting posting yg terbaik (read:relevan) aja deh :)

      @Squidly : Makasih, bro … Sekedar uneg2 melampiaskan keluh kesah tentang Pagerank saya yg betah aja di titik nadir :)

      @Dedy : Makasih… Saya masih harus banyak belajar nih

    • artinya PR tinggi yang dibangun dengan backlink bisa jadi malah di banned sama mbah google?>>

    • abi

      bisa juga berarti pilih PR atau traffic??

    • @ Lani : Mungkin bukan begitu kesimpulan yg bisa diambil (maaf, saya bukan pakarnya). Karena bagaimanapun algoritma yg dipakai Google utk menghitung ranking adalah perbandingan lurus dari dua variabel berupa link in dan link out.
      Yang saya khawatirkan dalam artikel saya diatas adalah ketika seseorang terburu-buru mengejar peringkat dengan membangun popularitas, ada kemungkinan bahwa dia lupa dengan proses dan waktu (wah, yang ini gue banget deh).
      Mengenai banned atau tidaknya, itu kembali pada kebijaksanaan mbah google.

      @ Abi : Wah, itu pilihan yang sulit. Tinggal apa tujuan kita membangun sebuah situs/blog dan bagaimana kita memperlakukannya kepada dunia. Kalo anda sendiri pilih yang mana?

    Leave a Reply

      

      

      


    You can use these HTML tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    Maximum 2 links per comment. Do not use BBCode.