Inbound

  • Related

  • At last, in dream

    Akhirnya aku mendapatkan mata,
    aku menerima beberapa masa ketika ia memperhatikan aku.
    Aku menemukan senyum2 manisnya yang mengisi hari2 lelah ku.
    Aku menggapai apa yang aku harap, apa yang aku tunggu.

    Betapa bahwa waktu itu begitu berharga,
    waktu itu terlalu indah untuk sengaja dilewatkan.
    Meski hanya bias tanpa kejelasan makna,
    paling tidak aku merasa kebanggan atas pendekatan ku.
    Perlahan dan sesamar mungkin, tanpa seorang pun tahu – kecuali aku.
    Pun bila ia mengetahuinya – biar ia membaca hati ku.




    Akhirnya aku mendapatkan balas sapa.
    Aku tak lagi seperti patung didepannya,
    aku tak lagi hanya bisa memuja dari belakang – dari jauh,

    Betapa bahwa waktu telah menjawab harapan,
    waktu yang menuntun langkah,mata, senyum, hati dan jiwa.
    meski mungkin hanya bias tanpa arti,
    paling tidak aku merasa bahagia dengan apa yang sementara ini baru bisa kudapat.
    Sekecil apapun, aku sanggup menujunya – untuk yang ke depan, yang lebih besar.
    Aku tahu cinta ini ada harga nya, bahkan mungkin terlalu mahal.
    Dengan apapun pasti akan kubayar.
    Kelak, dia tak kan lagi hanya memandang dan tersenyum padaku…

    Share this to your friends

    Leave a Reply

      

      

      


    You can use these HTML tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    Maximum 2 links per comment. Do not use BBCode.